Museum Balaputra Dewa – Sejarah, Koleksi, Tiket & Ragam Aktivitas

Museum Balaputra Dewa – Sejarah, Koleksi, Tiket & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Srijaya No.I, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Sumatera Selatan menjadi salah satu provinsi yang mempunyai sejarah panjang dengan adanya kerajaan-kerajaan terdahulu yang berdiri di dalamnya. Hal tersebut membuat Palembang membangun sebuah wisata bersejarah yaitu Museum Balaputra Dewa. Tujuan dibentuknya museum ini agar masyarakat dapat mengetahui dan melestarikan akulturasi budaya yang ada.

Petugas membagi ruangan museum menjadi 3 bagian agar pengunjung bisa dengan mudah melihat ratusan koleksi barang antik. Namun sebelum memasuki ruang tersebut, Anda bisa melihat arca di selasar museum. Di lantai 1 ada ruang pameran yang menyuguhkan peninggalan zaman pra sejarah. Ada juga informasi asal mula terbentuk dan tanggal ditemukannya

Pada ruang 2 terpampang peninggalan zaman kerajaan Sriwijaya dengan ciri khas tertentu. Kerajaan tersebut pernah berjaya di Nusantara, maka tidak heran jika peninggalannya sangat banyak. Lalu di lantai 3 disediakan barang bersejarah zaman kesultanan Palembang. Semuanya selalu dibersihkan dan dirawat dengan baik di museum ini.

Sejarah Museum Balaputra Dewa

Sejarah Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps G.N. Habibah

Museum ini termasuk salah satu tempat bersejarah di Sumatra Selatan yang berdiri sejak tahun 1978. Kemudian pemerintah setempat meresmikan wisata ini tanggal 5 November 1984. Balaputra Dewa sendiri diambil dari nama Raja Sriwijaya abad ke 9 yang merupakan mantan kepala Dinasti Syailendra. Dalam prasasti Nalanda disebutkan bahwa Raja ini merupakan cucu Dharananda.

Menurut kepala museum lahan areanya sangat luas sekitar 24.000 meter. Awal mula didirikannya masih terlihat begitu kuno dan belum memiliki koleksi yang lengkap. Namun pada tanggal 4 April 2012 museum ini telah selesai direnovasi sehingga terlihat lebih bagus. Bangunannya bercorak cokelat dengan ukiran yang menandakan adanya sentuhan klasik dan modern.

Secara umum di dalam museum ini menyimpan koleksi dari zaman pra sejarah, kesultanan Palembang, hingga kolonialisme Belanda. Semuanya tersusun rapi dan dilindungi dengan kaca. Adanya wisata bersejarah ini diharapkan bisa sebagai tempat pelestarian adat dan budaya masyarakat Palembang terdahulu agar tidak dilupakan.

Koleksi Museum Balaputra Dewa

Koleksi Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps G.N. Habibah

1. Bagian Sriwijaya

Dalam ruangan ini terpampang beberapa peninggalan kuno bekas kerajaan Sriwijaya. Artefak yang ada yaitu manik-manik, logam, prasasti, arca, serta kerajinan gerabah. Pada bagian sudut lain terdapat patung dengan ciri khas Hindu Budha. Peninggalan ini menggambarkan bahwa kerajaan Sriwijaya pernah mencapai puncak kejayaan.

Semua koleksi yang ada di Museum Balaputra Dewa ditaruh di dalam rak kaca maupun dilindungi dengan garis pembatas. Sebagian besar prasastinya berupa replika karena bentuk aslinya diamankan di museum Jakarta. Contoh replikanya berasal dari abad ke 7 prasasti telaga batu, kambang unglen, dan siddhayatra. Anda yang datang bisa melihatnya secara langsung tetapi tidak boleh menyentuhnya.

2. Bagian Megalitik

Disini tampak 22 situs budaya megalitik yang ditemukan pada zaman dahulu kala. Ada arca, patung orang naik kerbau, hingga patung laki-laki melingkar dengan ular. Terdapat pula replika gua tempat tinggal manusia purba. Di sudut lain nampak rangka manusia dan hewan yang masih dilestarikan dengan baik di dalam rak kaca. Fosil-fosil tersebut berupa susunan tulang dengan corak warna putih.

Koleksi di Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps G.N. Habibah

3. Rumah Limas

Bangunan ini diyakini sebagai tempat tinggal masyarakat Palembang terdahulu. Rumah limas ini merupakan peninggalan pangeran Arab yang bernama Syarif Abdurrahman. Umurnya diperkirakan sudah mencapai ratusan tahun, tetapi masih terlihat kokoh. Sebelum ditempatkan di Balaputra Dewa, koleksi tersebut berada di tepian sungai Musi.

4. Bagian Kesultanan Palembang

Pada bagian ini tampak naskah dari bilah bambu, tanduk, dan kulit kayu yang menggunakan aksara kaganga. Terdapat juga keraton kuto gawang yang didirikan oleh Ki Gede Ing Suro pada abad ke-17. Pada masa kesultanan Palembang masyarakat setempat banyak yang menganut agama islam yang ditunjukkan dengan peninggalan Al-Qur’an. Kain songket pun dipamerkan pada ruangan ini.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Menuju Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps Imam Tauhid

Destinasi Museum Balaputra Dewa berada di Jl Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Akses jalannya mudah dilalui karena berada di tengah kota dengan aspal yang mulus. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi bisa melewati Jl Jendral Sudirman. Kemudian belok ke kiri masuk ke area Jl Sriwijaya 1.

Dari arah tersebut akan terlihat letak museum di sebelah kanan jalan. Khusus bagi traveller yang tidak membawa kendaraan pribadi, bisa naik angkutan umum yang ada di kawasan Jl Ampera. Arah jurusannya menuju ke Jl Srijaya, lalu dari sini wisatawan bisa berjalan kaki atau naik ojek untuk menuju museum. Namun jika Anda tidak ingin ribet, maka dapat menyewa travel yang tersedia.

Papan penunjuk jalan disediakan di sepanjang jalan raya agar wisatawan dapat dengan mudah mencari lokasi museum ini. Anda juga bisa mengaksesnya di google maps atau bertanya ke penduduk sekitar agar tidak tersasar. Biasanya saat hari libur banyak pengunjung dari berbagai daerah yang berdatangan. Maka dari itu, disarankan datang mulai pagi agar tidak terkena macet.

Harga Tiket Masuk

Harga Tiket Masuk Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps Agus Mardiyanto

Sebelum para traveller memasuki area Museum Balaputra Dewa maka akan ada petugas yang menjual tiket. Tarifnya Rp 5.000 untuk dewasa dan anak-anak di atas 1 tahun. Tak hanya itu, khusus bagi wisatawan yang membawa kendaraan pribadi juga dikenai karcis sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Lahan parkirnya luas dengan penjagaan yang ketat.

Harga di atas biasanya berlaku saat hari biasa maupun hari libur nasional. Namun jika pengunjung ingin memastikannya lagi, diharapkan sebelum berlibur bisa konfirmasi terlebih dahulu kepada petugas. Wisata ini memang cocok dijadikan sebagai tempat berlibur dengan budget yang murah. Tidak heran saat hari libur akan nampak banyak orang memadati area museum.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Kegiatan Menarik Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps Deddy Wijaya

1. Bersantai

Tempat museum yang nyaman banyak digunakan wisatawan untuk bersantai dan melepas penat. Tamu yang berlibur bisa duduk di kursi yang telah tersedia dengan menikmati keindahan peninggalan zaman kuno. Namun petugas menghimbau agar traveller tidak membawa makanan berat saat ada di area museum agar tetap terjaga kebersihan tempatnya.

2. Melihat koleksi benda antik

Banyaknya koleksi di Museum Balaputra Dewa menjadi pemikat para tamu yang datang. Pada setiap lantainya pun menyuguhkan benda bersejarah yang berbeda-beda. Tak hanya itu, para pelancong bisa mempelajari nama, tanggal dibentuk, dan sejarah dari koleksi tersebut melalui tulisan yang telah tersedia. Memang tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai wisata liburan sekaligus edukasi.

Kegiatan Menarik di Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps pro Spektor INDONESIA

3. Berkeliling

Lahannya yang luas banyak digunakan pengunjung untuk melihat tiap sudut museum dari dekat. Mulai dari pengunjung lokal sampai mancanegara banyak yang melakukan aktivitas tersebut bersama keluarga. Anda akan terkesima saat melihat bangunan dan benda di dalam museum ini. Di setiap ruangannya pun telah dilengkapi AC jadi sangat nyaman saat berada di dalamnya.

4. Mengabadikan momen

Destinasi Museum Balaputra Dewa memiliki beragam spot unik yang bagus untuk dijadikan background foto. Bangunan dengan design klasik berwarna cokelat akan menambah ke estetikan foto. Wisatawan bisa pula memotret koleksi yang ada di museum dengan penjelasan yang sudah tertulis lengkap. Potret foto inilah yang akan Anda rindukan saat sudah berpulang dari tempat ini.

Objek Wisata Terdekat dari Museum Balaputra Dewa

Objek Wisata Terdekat dari Museum Balaputra Dewa
Image Credit: Google Maps Eko Santika

1. Fantasy Island Palembang

Jarak Museum Balaputra Dewa ke fantasy island Palembang lumayan dekat karena hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Seperti tempat wahana air pada umumnya, fantasy island dilengkapi dengan wahana yang lengkap mulai dari kereta gantung, sepeda air, serta water boom. Ada pula kolam renang dengan kedalaman berbeda-beda untuk dewasa dan anak-anak.

2. Tugu Ikan Belido

Pembangunan tugu ini melambangkan ikan belido yang banyak dijual oleh orang Palembang untuk meningkatkan perekonomian. Meski terbilang baru namun tempatnya banyak dikunjungi orang. Disana para traveller bisa berfoto dengan background patung ikan yang besar. Saat malam hari biasanya ada pertunjukan air mancur yang bersumber dari patung tersebut dengan dilengkapi lampu.

3. Kampung Arab Palembang

Kampung ini menyuguhkan suasana khas Timur Tengah dengan bangunan rumah yang masih tempo dulu. Saat wisatawan masuk kawasannya akan melewati lorong-lorong yang ditata cantik dan bergaya klasik. Ada juga kubah ala Turki yang menambah kesan Timur Tengah semakin kental. Anda yang dari arah museum bisa mampir kesini untuk melihatnya.

4. Taman Wisata Punti Kayu

Punti Kayu dikenal sebagai pemasok oksigen terbesar di daerah Palembang. Di dalamnya disediakan kolam, tempat bermain anak dan pemandangan pohon hijau. Areanya terlihat bersih karena tidak ada sampah yang tercecer. Destinasi ini sangat cocok digunakan untuk melepas penat karena pemandangannya yang menyejukkan mata.

Demikian beberapa uraian mengenai Museum Balaputra Dewa yang ada di Palembang. Para traveller bisa menjadikannya sebagai tempat liburan sekaligus wisata edukasi. Saat berkunjung diharapkan tidak merusak benda antik yang ada di museum. Ajak kerabat atau keluarga agar liburan Anda semakin mengesankan.