Masjid Raya Baiturrahman Aceh – Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas

Masjid Raya Baiturrahman Aceh – Sejarah, Daya Tarik, Lokasi & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Moh. Jam No.1, Kampung Baru, Kec. Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Aceh.

Aceh adalah salah satu provinsi yang terkenal sebagai daerah dengan pengaruh agama Islam yang cukup kental. Hal tersebut terbukti dengan keberadaan bangunan yang memiliki nuansa Islam, salah satunya yaitu Masjid Raya Baiturrahman Aceh.

Masjid ini sudah lama terkenal di kalangan penduduk Aceh dan seluruh Indonesia sebagai masjid yang memiliki bangunan megah. Tidak tanggung-tanggung, masjid ini seringkali disebut sebagai salah satu masjid yang termegah dan terindah di Aceh.

Selain sebagai tempat ibadah, pengunjung pun dapat menggunakan masjid sebagai tujuan ketika ingin melakukan wisata di Aceh. Ada begitu banyak keindahan dan nilai-nilai luhur yang tersimpan pada Masjid Raya Baiturrahman ini.

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman

Sejarah Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Khamizul Harahap

Masjid Baiturrahman merupakan salah satu masjid yang terkenal karena bentuk bangunannya yang begitu megah. Masjid ini sebenarnya sudah didirikan sejak beberapa abad silam, lebih tepatnya masjid ini merupakan salah satu peninggalan kesultanan Aceh pada abad ke-12. Setelah mendapatkan pengaruh agama Islam, Aceh memang menjadi daerah yang sangat Islami.

Hal tersebut dibuktikan dengan arsitektur masjid ini yang tampak terpengaruh oleh kesenian dari daerah Timur Tengah dan Turki. Atap masjid ini tampak begitu lebar disertai dengan corak mewah yang memberi kesan bahwa masjid ini begitu indah untuk dilihat oleh pengunjung yang datang setiap harinya.

Meskipun sudah berdiri sejak beberapa abad lalu, namun masjid ini sempat mengalami kerusakan pada masa penjajahan Belanda. Kondisinya hampir berbeda dengan kualitas bangunan yang ada ketika baru pertama kali didirikan, sebab masjid tersebut memang mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Karena hal tersebut, maka pemerintah Belanda pun berjanji untuk merenovasi keadaan masjid tersebut. Pada tahun 1888, masjid ini mulai direnovasi pada bagian pondasi dan bangunan luarnya agar tampak lebih modern dan bagus. Bahkan, pemerintah Belanda menggunakan bahan bangunan impor yang berasal dari Italia untuk membangunnya.

Proses renovasi tersebut terbilang lancar dan masjid itu pun bisa berdiri kokoh selama berpuluh-puluh tahun. Proses pembangunan ulang tersebut menjadi salah satu hal yang menyebabkan masjid ini memiliki bangunan yang sangat kokoh dan tahan terhadap ancaman bahaya alam sekalipun, seperti ketika terjadi Tsunami Aceh pada tahun 2004 silam.

Sejarah di Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Rendra Dwiariaguna

Pada tahun tersebut, terjadi gempa bumi dan tsunami dengan tingkat bahaya yang sangat tinggi. Bahkan, jumlah korban jiwa yang terdampak oleh adanya tsunami tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 200.000 ribu jiwa. Seluruh bangunan hampir rata oleh air laut yang sangat dahsyat dan tidak memandang bulu untuk memakan korban.

Satu-satunya bangunan yang tetap mampu berdiri dengan kokoh dan gagah pada saat itu hanyalah Masjid Raya Baiturrahman. Masjid ini bahkan tidak mengalami kerusakan yang terlalu parah meskipun bangunan di sekitar masjid sudah tidak bisa disebut sebagai bangunan lagi karena hancur terkena sapuan air laut.

Banyak masyarakat Aceh yang menganggap bahwa fakta masjid ini tetap bertahan dari serangan tsunami merupakan suatu mukjizat dari Tuhan yang tidak bisa dianggap enteng begitu saja dan mereka pun percaya bahwa masjid tersebut ditolong oleh malaikat. Meskipun begitu, hal utama yang menyebabkan masjid tetap bertahan adalah karena bahan bangunannya yang begitu kokoh.

Bangunan di sekitar masjid tidak terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi sehingga tidak mampu menahan kekuatan air laut yang sangat dahsyat. Akan tetapi, karena masjid tersebut sangat ikonik, pada masa sekarang masjid ini dijadikan sebagai simbol oleh masyarakat Aceh sebagai tanda bahwa mereka masih tetap bertahan setelah diterjang bencana alam tersebut.

Daya Tarik Masjid Raya Baiturrahman

Daya Tarik Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Koko Gilang Nugroho

Seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan, masjid ini memang sangat indah dan berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Ada begitu banyak alasan mengapa masjid ini sangat menarik perhatian dan minat wisatawan, meskipun bukan orang yang beragama Islam. Berikut ini adalah daya tarik yang dimiliki Masjid Raya Baiturrahman:

1. Menyimpan Sejarah Aceh

Daya tarik utama yang dimiliki oleh masjid ini terletak pada bangunannya yang menyimpan sejarah perjalanan Aceh yang panjang. Sebab, masjid ini sudah berdiri semenjak beberapa abad lalu, dan menjadi saksi bisu mengenai proses penyebaran agama Islam di daerah yang satu ini.

Tidak hanya itu saja, namun masjid ini pun memiliki interior yang begitu menawan dan sangat menarik untuk diteliti. Dengan memperhatikan interior tersebut, maka pengunjung pun dapat membayangkan sendiri mengenai kondisi Aceh pada zaman dahulu, baik itu ketika masa kerajaan ataupun sebelum tsunami mengguncang daerah ini.

2. Menjadi Tempat Pengungsi Saat Tsunami Aceh

Karena masjid ini menjadi satu-satunya tempat yang tidak terkena kerusakan serius, maka pihak berwajib pun menjadikan tempat ini sebagai tempat bagi para pengungsi yang selamat setelah adanya tsunami Aceh. Bentuk bangunannya yang luas membuat jumlah pengungsi yang ditampung pun cukup besar.

Pada masa itu, pengungsi menggantungkan kehidupan mereka pada masjid ini dan berharap mengenai kehidupan yang lebih baik. Beberapa tahun dan hampir dua dekade setelah peristiwa itu, Masjid Raya Baiturrahman pun mengalami perbaikan lagi dan kini tampak jauh lebih indah dibandingkan yang sebelumnya.

3. Payung Raksasa

Desain yang diterapkan untuk membangun masjid ini memang dibuat dengan hampir menyerupai masjid yang ada di Madinah. Salah satu contohnya yaitu keberadaan payung raksasa yang berada di sebelah samping bangunan masjid. Payung tersebut dibentuk hampir menyerupai kelopak bunga yang sedang mekar dan dibentuk dengan tujuan untuk menjadi tempat teduh.

Karena bentuk payung yang cukup lebar, maka pengunjung pun tidak perlu merasa khawatir karena mereka akan terlindungi dengan keberadaan payung tersebut. Ketika malam hari, pengunjung dapat melihat kemewahan payung raksasa itu yang sudah diberi lampu-lampu menarik untuk membantu pengunjung merasakan sensasi masjid yang mengagumkan.

Daya Tarik di Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Lord_Kinsuzuka M1

4. Basement yang Menawan

Di masjid ini juga terdapat bagian bawah tanah yang tidak kalah menarik, berbeda dengan masjid-masjid lain yang cenderung terdiri atas dua lantai saja. Bagian basement itu terdiri atas kamar mandi, parkir, dan lemari kecil yang bisa digunakan oleh pengunjung untuk menaruh sepatu mereka ketika sedang berwudhu.

Selain menawan, basement tersebut juga didesain dengan bentuk yang mirip seperti istana. Karena itulah, ketika pengunjung berada di bagian bawah tanah mereka tetap akan merasakan sensasi kemewahan yang dimiliki oleh masjid yang satu ini.

5. Ramai oleh Pengunjung

Tidak hanya muslim saja, namun pengunjung yang beragama lain pun diperbolehkan untuk mengunjungi tempat ini sebab masjid ini sudah dideklarasikan sebagai tempat wisata. Bahkan, beberapa tahun belakangan ini masjid pun ramai oleh kunjungan dari wisatawan mancanegara. Hal tersebut memiliki arti bahwa keindahan masjid ini memang diakui oleh masyarakat luas.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Masjid Raya Baiturahman
Image Credit: Google Maps Djamal Sharief

Masjid Raya Baiturrahman terletak di Desa Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman. Masjid ini pun berdiri tepat di jantung kota Banda Aceh, sehingga apabila Anda tertarik untuk mengunjungi tempat ini Anda tidak perlu kesulitan untuk mencari lokasi yang sesungguhnya.

Anda dapat memanfaatkan kendaraan umum ataupun kendaraan pribadi ketika ingin mencoba untuk mengunjungi masjid ini. Apabila Anda berasal dari daerah luar Sumatera, maka Anda bisa menuju ke Aceh terlebih dahulu. Setelah itu, arahkan kendaraan menuju ke daerah Sigli, dan setelah melewati beberapa jalan maka Anda akan segera sampai pada lokasi masjid.

Jarak antara kota Aceh dengan masjid ini kurang lebih sekitar 300 km, sehingga perjalanan pun akan memakan waktu yang cukup lama. Meskipun begitu, Anda tetap akan dimanjakan oleh pemandangan memuaskan yang ditampilkan oleh masjid agung yang satu ini.

Kegiatan yang Menarik Dilakukan

Kegiatan Menarik Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Hridxoo

1. Beribadah dengan Tenang

Kegiatan pertama yang bisa dilakukan di Masjid Raya Baiturrahman adalah beribadah terlebih apabila Anda merupakan muslim. Masjid ini menawarkan fasilitas peribadatan yang memuaskan, seperti mukena yang bisa dipinjam, serta air wudhu yang sangat bersih. Kebersihan pada masjid ini memang sangat dijaga oleh petugas yang berwenang.

Selain itu, beribadah di tempat ini pun akan membawa kesejukan hati tersendiri. Anda dapat mencoba untuk mendoakan arwah-arwah warga yang sebelumnya terkena dampak tsunami pada tahun 2004 lalu agar mereka dapat tenang dan damai di dunia lain.

2. Kegiatan Fotografi

Setelah beribadah, Anda pun bisa mencoba untuk memanfaatkan kamera dan membidik foto-foto yang ada di masjid. Seluruh momen yang ada di masjid ini termasuk berharga, sehingga perlu kenang-kenangan yang bisa disimpan hingga beberapa waktu nanti.

Kegiatan Menarik di Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps arri andria

Ada begitu banyak objek fotografi yang ada di tempat ini, mulai dari tanaman yang indah, bangunan yang kokoh, dan lain sebagainya. Anda beserta rombongan atau keluarga Anda dapat memanfaatkan bangunan ini sebagai latar belakang ketika melakukan pemotretan.

3. Kulineran di Sekitar Masjid

Di sekitar masjid telah tersedia pedagang kaki lima yang berkeliaran di sekitar jalan. Anda dapat mencoba untuk membeli makanan di salah satu pedang tersebut, sebab makanan yang dijajakan terbilang sangat lezat dan cukup bersih.

4. Menikmati Keindahan Masjid

Terakhir, Anda pun dapat menikmati keindahan masjid dan beristirahat di sekitar area masjid untuk menikmatinya. Di tengah-tengah masjid terdapat suatu kolam yang sangat indah, dan kolam tersebut pun terdapat ikan-ikan kecil yang berenang dengan bebas. Anda dapat menikmati keindahan kolam tersebut dengan lebih leluasa ketika berada di masjid ini.

Objek Wisata Terdekat dari Masjid Raya Baiturrahman

Objek Wisata Terdekat dari Masjid Raya Baiturrahman
Image Credit: Google Maps Andre Hidayat Arrasuli

1. Museum Tsunami

Objek wisata terdekat dari Masjid Raya Baiturrahman yang pertama yaitu museum tsunami. Museum ini menyimpan beberapa benda yang menjadi saksi atas peristiwa tsunami yang terjadi sekitar 17 tahun yang lalu.

2. Lapangan Blangpadang

Lapangan Blangpadang merupakan taman di Banda Aceh yang sangat indah dan menawan. Hal tersebut menjadikan tempat ini sebagai salah satu destinasi wisata lain yang bisa dikunjungi bersama dengan keluarga Anda.

3. Makam Raja Aceh

Terakhir ada tempat wisata Makam Raja Aceh yang bisa dijadikan tujuan lain. Tempat ini berisi nilai sejarah yang tinggi dan Anda pun bisa mempelajari sejarah yang dimiliki oleh raja-raja Aceh terdahulu.

Masjid Raya Baiturrahman memang menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat wajib untuk dikunjungi terlebih apabila sedang berada di Banda Aceh. Untuk itu, tidak ada salahnya apabila menyempatkan diri untuk berkunjung dan melakukan ibadah bagi umat muslim.