Candi Gumpung – Sejarah, Daya Tarik, Tiket & Ragam Aktivitas

Candi Gumpung – Sejarah, Daya Tarik, Tiket & Ragam Aktivitas
Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Desa Muaro Jambi, Kec. Maro Sebo, Kab. Muaro Jambi, Jambi.

Candi Gumpung menjadi salah satu candi yang cukup populer di Muara Jambi maupun di seluruh pelosok Indonesia. Sehingga, candi yang satu ini selalu menjadi bahan bahasan yang terbilang sangat menarik. Pasalnya, banyak sekali hal unik dan menarik yang dapat Anda jumpai apabila berkunjung ke tujuan wisata tersebut.

Setiap harinya jumlah pengunjung yang datang ke candi tersebut tergolong cukup ramai. Bukan hanya pengunjung yang berasal dari dalam negeri saja, akan tetapi ada juga beberapa pengunjung yang berasal dari luar negeri. Nah, hal ini tentu saja menjadi salah satu kebanggaan untuk tempat wisata yang bersejarah ini.

Oleh karena itu, pastinya sangat sayang apabila Anda belum pernah mengunjungi dan melihat secara langsung bangunan candi ini. Untuk itu, segeralah membuat rencana untuk menghabiskan waktu liburan di sana. Akan tetapi, sebelum Anda berkunjung ke sana, alangkah lebih baik apabila mengetahui beberapa hal penting di bawah ini yang berkaitan dengan Candi Gumpung.

Sejarah Candi Gumpung

Sejarah Candi Gumpung
Image Credit: Google Maps Andry Priatna

Candi ini dipugar mulai dari tahun 1982 hingga 1988 silam. Selama adanya proses pemugaran itu juga ditemukan inskripsi di lempengan emas. Untuk tulisan yang dipakai di dalam beberapa inskripsi tersebut adalah aksara Jawa Kuno atau Kawi. Isi di dalam inskripsi tersebut yaitu nama atau mantra yang dipakai di dalam Vajradhatu-MaDindala.

Indikasinya pun bisa diketahui dengan melihat ciri-ciri hurufnya yang cenderung berbentuk bulat, serta terdapat kuncir di beberapa huruf tertentu. Berdasarkan pada kajian Paleografi itu, Boechari di dalam laporan penelitiannya pada tahun 1985 mengungkapkan jika Candi Gumpung ini didirikan ketika pertengahan abad ke 9 sampai awal abad ke 10.

Hal tersebut pun didukung oleh temuan beberapa keramik China yang ada di sekitaran candi dan berasal dari zaman Dinasti Sung. Sehingga, kemungkinan besar bahwa pendapat Boechari tersebut memang benar adanya.

Daya Tarik Candi Gumpung

Daya Tarik Candi Gumpung
Image Credit: Google Maps Asri Hayati Nufus

1. Prasasti Emas

Di candi tersebut, ditemukan banyak prasastu emas yang isinya sendiri berupa berbagai data tentang asal usul dari candi tersebut. Di dalam prasasti ini dikatakan bahwa candi tersebut adalah candi umat Budha yang didirikan sejak pertengahan abad ke 9 sampai permulaan abad ke 10 masehi silam.

Hal tersebut pun didukung oleh adanya temuan berupa archa Prajnaparamitha dan artefak lainnya yang ada kaitannya dengan ajaran agama Budha. Hal ini tentu saja tidak dapat ditemukan di semua bangunan candi lain di Indonesia.

2. Hanya Terdapat Satu Tangga

Hanya terdapat satu tangga ataupun semacam “antarala” saja untuk bisa sampai di gerbang kecil yang ada di dinding timur dari candi. Tidak ada tangga lainnya guna menuju ke bagian atas dari candi. Hanya terdapat satu makara atau satu pipi tangga.

Beberapa ahli menyebutkan jika candi tersebut pernah mengalami tiga atau dua kali proses atau tahap pembangunan. Salah satunya seorang ahli bernama Hariani Santiko yang mengatakan apabila Candi Gumpung ini dibangun dua kali.

3. Dikelilingi Oleh Pagar

Candi ini memiliki pagar keliling dengan ukuran 150 x 155 m. Gerbangnya sendiri terletak di sisi sebelah Timur. Pada bagian dalamnya ada pagar kedua dengan bentuk unik sebab ujung pagarnya bersatu dengan pagar yang pertama di sisi sebelah Utara.

Susunan bata pagarnya membujur ke Utara-Selatan serta melintang ke Timur-Barat terletak di kwadran Barat Daya. Terdapat dua gerbang, yakni di pagar Barat dan Timur. Gerbang di sisi Timur lebih besar serta diperkirakan menjadi gerbang utamanya.

Alamat dan Rute Menuju Lokasi

Alamat Candi Gumpung
Image Credit: Facebook Blue Horizon Tours & Travel

Tempat wisata bersejarah ini berlokasikan di Kab Mujaro Jambi, Propinsi Jambi. Lebih tepatnya lagi ada di Desa Muaro Jambi, Kec Muarosebo. Kurang lebih 200 m ke arah Barat Daya Candi Tinggi. Rute untuk menuju ke Candi Gumpung ini terbilang cukup lancar. Anda bisa melihat rutenya di peta navigasi yang sudah tersedia pada smartphone masing-masing.

Ikuti saja petunjuk yang ada di dalam peta navigasi tersebut hingga tiba ke tempat tujuan. Akan tetapi, apabila nantinya Anda tersesat di tengah perjalanan, maka jangan malu untuk bertanya kepada warga sekitar.

Waktu yang akan ditempuh dari pusat Kota Jambi ke sana sekitar satu jam mengendarai mobil. Di sepanjang perjalanan, nantinya Anda akan menyaksikan sungai yang warnanya menguning akibat telah tercemar oleh merkuri tambang.

Harga Tiket Masuk Wisata Sejarah

Harga Tiket Masuk Candi Gumpung
Image Credit: Instagram nasai

Bagi seluruh pengunjung yang ingin memasuki kawasan Candi Gumpung, maka harus membayar tiket masuk terlebih dahulu. Akan tetapi, tenang saja karena harga tiket masuk yang wajib dibayar tidak akan membuat kantong Anda terkuras. Pasalnya, setiap pengunjung hanya akan diwajibkan untuk membayar tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah saja.

Namun, tidak menutup kemungkinan Anda bisa memperoleh potongan harga atau diskon apabila membawa rombongan. Dikarenakan kompleks candinya memang tergolong sangat luas, maka Anda akan diperbolehkan untuk menyewa sepeda onthel supaya tidak merasa lelah saat berkeliling. Biaya untuk menyewa sepeda onthel tersebut kurang lebih 10 ribu rupiah.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan Pengunjung

Aktivitas Menarik Candi Gumpung
Image Credit: Google Maps william winata

1. Mengikuti Festival Candi Muaro Jambi

Di lokasi Candi Gumpung, setiap tahunnya diadakan acara yang disebut dengan Festival Candi Muaro Jambi. Berbagai macam kesenian tradisional akan digelar mulai dari seni tarian hingga seni musik.

Tentu saja banyak sekali pengunjung yang merasa terhibur oleh adanya event yang satu ini. Jika festival ini sedang digelar, biasanya jumlah pengunjung tempat wisata ini akan mengalami peningkatan yang drastis.

Tema yang dipakai setiap tahunnya juga berbeda-beda. Acara tersebut juga berguna untuk mempromosikan berbagai macam produk lokal yang akan dijajakan di dalam pemeran bazar UKM. Anda juga akan semakin dimanjakan dengan adanya berbagai menu kuliner lezat khas Jambi di acara tersebut. sehingga, jangan sampai tidak merasakan asyiknya berpartisipasi dalam festival ini.

2. Menjelajahi Kawasan Candi

Kegiatan menarik selanjutnya yang dapat Anda lakukan apabila berada di Candi Gumpung ini yakni tentu saja menjelajahi kawasan candi itu sendiri. Menjelajahi kawasan ini tidak akan terasa membosankan karena nantinya sudah disiapkan pemandu wisata yang akan menemani perjalanan Anda.

Sehingga, Anda pun akan menerima berbagai informasi menarik yang berhubungan dengan tempat wisata tersebut. Supaya kegiatan menjelajah ini tidak terasa sepi ataupun membosankan, maka disarankan kepada Anda untuk mengajak teman maupun saudara untuk menghabiskan waktu berlibur ke objek wisata ini.

Di sini Anda tidak hanya akan bersenang-senang saja, melainkan juga merupakan rekreasi edukatif. Dengan begitu, pengetahuan Anda mengenai salah satu candi di Indonesia ini semakin bertambah.

Aktivitas Menarik di Candi Gumpung
Image Credit: Google Maps Suryajaya Buyungkuncoro

3. Berburu Kuliner

Setelah puas menghabiskan waktu di tempat wisata yang bersejarah ini, tidak jarang perut akan terasa keroncongan. Oleh karena itu, berburu kulineran merupakan salah satu kegiatan yang kerap dilakukan oleh pengunjung.

Terdapat banyak sekali toko maupun warung yang ada di luar kawasan Candi Gumpung. Di sana menjual berbagai menu makanan maupun minuman dengan harga yang cukup bervariasi.

Selain kulineran saja, Anda juga dapat berburu oleh-oleh untuk diberikan kepada keluarga maupun teman yang ada di kampung halaman. Banyak sekali tempat berbelanja yang menjual oleh-oleh khas Jambi. Harga yang ditawarkan pun terbilang beragam, sehingga dapat disesuaikan dengan dana yang Anda miliki.

4. Menginap di Rumah Penduduk Sembari Belajar Artefak

Pengunjung yang datang ke kawasan candi tersebut dapat mencoba untuk menginap di rumah penduduk sekitar. Di rumah penduduk, nantinya Anda bisa melakukan interaksi dengan penduduk lokal di sana. dengan adanya interaksi tersebut nantinya ada hal yang bisa dipelajari. Pasalnya, juga akan ada penawaran wisata selama 3 hari 2 malam.

Dengan penawaran wisata tersebut, maka Anda akan diajak untuk menelusuri kebudayaan dari berbagai artefak yang telah ditemukan di area Muaro Jambi. Saat berkunjung, Anda akan ditemani oleh beberapa pemandu yang siap menjelaskan berbagai artefak di sana. Ini merupakan kegiatan yang cocok sekali dilakukan oleh Anda yang penasaran dengan artefak.

Selain itu, dengan menginap di rumah penduduk lokal ini, maka Anda bisa mengenal lebih dalam mengenai kebudayaan Jambi. Pastinya hal ini akan menjadi sebuah pengalaman yang berharga dan tidak terlupakan. Bagi pengunjung yang merupakan umat Budha, maka mereka bisa menghargai kebudayaan dari nenek moyang dengan cara menelusuri sejarahnya.

Objek Wisata Terdekat dari Wisata Candi Gumpung

Objek Wisata Terdekat dari Wisata Candi Gumpung
Image Credit: Google Maps Bill Berry

1. Jambi Town Square

Jamtos atau Jambi Town Square adalah pusat perbelanjaan yang paling besar di Jambi. Mall yang satu ini memang berada dekat dengan berbagai tempat wisata lainnya.

2. Masjid Agung Al Falah

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Agung Al Falah juga dijadikan sebagai objek wisata religi yang terkenal. Bentuk bangunannya menggunakan konsep terbuka, yaitu tanpa adanya sekat.

3. Tugu Keris Siginjai

Tugu yang satu ini cocok sekali untuk Anda datangi ketika malam hari. Pasalnya, tugu tersebut akan memancarkan gemerlap cahaya yang indah.

Nah, itu dia berbagai macam hal yang ada hubungannya dengan destinasi wisata sejarah yang disebut Candi Gumpung. Wisata ini masih mempunyai gundukan tanah sebanyak 80 yang belum digali.